Arsip Kategori: KEPENULISAN

REVIEW SINGKAT FILM WIRO SABLENG


Wiro Sasono, itu nama aslinya Lahir dari ibu bernama Suci Dengan ayah yang bernama Raden Ranawolang Dan dibesarkan oleh seorang guru Bernama Sinto Weni Alias Eyang Sinto Gendeng Atau Sinto, Sinto Gila   Wiro Sableng mewarisi sebuah senjata sakti Berupa … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di INFO, KEPENULISAN | Tag , , , , , , , , , , , | 5 Komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 10  


  Kenangan Biji Congklak    Eneng baru mau berbalik ketika Kang Nunu melihatnya dan memanggil. “Eneng? Neng Katnis?” Duh. Bukannya senang. Eneng malah malu dipanggil dengan nama aslinya. Tahu sendiri kan sejarah nama itu cukup memalukan bagi Eneng pribadi? Baca … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 9


      Misi on Mpok Sebel   Eneng harus hati-hati. Karena ternyata yang kesengsem sama Kang Nunu bukan hanya Eneng seorang. Mpok Isabel yang paling kaya di Kampung Dodol juga jelas-jelas bilang ke emak kalo dirinya pengin menjadikan Kang Nunu sebagai … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 8


Angker Games    Wak Haji Soleh hanya mengadakan pengajian untuk anak-anak. Karena itu, selepas Eneng khatam quran dulu. Eneng sudah tidak mengaji lagi di Wak Haji. Tapi kali ini, Eneng sengaja bertandang ke rumah beliau. Bilangnya sih, kebetulan lewat sama … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 7


The Power of the Philosophie of the Djeng*** (sensored)*22   Eneng udah bertekad, kalo dia harus cari tau tentang Kang Nunu lebih banyak lagi. Kang Nunu jelas berubah. Lebih dewasa itu pasti. Lebih alim? Itu jelas. Lulusan pondok, gitu loch. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 6


CBSA*21)   Eneng punya masa kecil yang indah bareng teman-temannya. Orang tua zaman dulu juga tidak terlalu khawatir kalau anaknya lecet atau kotor. Makanya Eneng cukup jago main engrang, gak merasa bersalah kalo main tanah, dan suka nangkep capung. Karena … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 5


       FRIEND ZONE   Wak Haji Soleh yang galak tapi baik hati sudah siap di teras masjid luas yang dipakai lesehan kami mengaji. Selepas asar seperti ini tempat ini akan penuh oleh suara anak-anak mengaji, bercampur celoteh, tawa, dan hardikan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 4


MASA KECIL YANG INDAH   Malam di Kampung Dodol. Namanya juga Jakarta, jadi listrik tentu udah ada. Cuma waktu itu belum ada lampu penerang jalan kayak sekarang. Pak RW Snew mewajibkan setiap rumah membuat taman kecil di halamannya. Jenis tanamannya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 3


CLBK *11)   20 tahun sebelumnya. Eneng masih bocah lima tahunan, belum sekolah,*12) lagi asyik jongkok di halaman sambil sesekali mengusap cairan hijau kental yang diam-diam ngalir dari lobang hidungnya. *13) Eneng dan Dito lagi maen berbalas pantun disaksikan Nunu.*14) … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

PARODI HUNGER GAMES BAGIAN 2


                                            KANG NUNU Siang itu, Eneng lagi jaga warung saat sesosok yang dikenalnya lewat depan rumah. Kang Nunu, anaknya Mang Somad. Mendadak hati Eneng langsung dag dig dug. Nama aslinya sih Keanu,*7)  tapi karena susah diucapin, jadi orang-orang kampung … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KEPENULISAN | Tag , , , , | Meninggalkan komentar